Minggu, 13 Desember 2009

Jadi Entrepreneur yuuk!!!

Dalam sebuah acara reality show di salah satu tv swasta di negeri ini, ditayangkan kisah hidup ‘orang-orang kecil’ yang nun jauh di desa. Nyaris jauh dari sebuah peradaban yang katanya modern. Lengkap ditampilkan dengan seluk beluk perjuangannya untuk bisa survive dalam hidup. Apa pekerjaannya? Bertani, bikin perkakas rumah tangga atau kerajinan tangan, atau malah jadi buruh kasar, sampai kerja serabutan sedapetnya. Dengan penghasilan yang nggak seberapa.

Kebetulan, tokoh yang dipilih udah sepuh alias nenek-kakek atau ibu-bapak paruh baya yang tinggal di sebuah tempat nggak layak huni.. Presenter acara ini dipilih bergantian dari anak-anak muda yang profesinya beragam: mulai mahasiswa, model, anak band, dj, sampai pengusaha. Dalam acara ini mereka kudu ikut ‘magang’ ngelakuin aktivitas si tokoh cerita sehari-hari selama beberapa waktu.

Bagi pemirsa yang termasuk tipe orang dengan kepribadian melankolis yang sensitif terhadap apa yang dia lihat, mungkin pada saat nonton acara ini bisa terbawa emosi dan tak terasa air matanya menitik perlahan menganak sungai (lebay banget nggak sih?). Coz,suasananya emang sengaja di-setting mengharu-biru, Man. Saking seringnya saya lihat adegan yang mirip tiap episodenya (hayo, ketauan sering nonton!). Kadang saya berpikir, kok kehidupan saudara-saudara kita yang kurang beruntung ini kesannya malah dieksploitasi buat kepentingan tertentu dari sudut pandang pengusaha media.

Ya, meski di akhir acara yang berdurasi setengah jam ini ada ending yang bikin mata penonton makin berair dan dada sesak penuh haru, atau minimal berkaca-kaca, tetep aja buat saya jadi malah tambah kasian plus geram segeram-geramnya. Kasian buat yang nonton, air matanya sia-sia dikeluarin, soalnya cuma bisa nonton, bukannya action. Terus geram sama pemerintah yang tega sampai sekarang ngebiarin mereka hidup di bawah garis kemiskinan. Arrrggghhhh!! Dasar kapitalis!

Sobat muda muslim, ngerasa nggak sih kalo jaman sekarang remaja tuh makin nggak mandiri? Jangan-jangan termasuk kamu yang lagi baca ini? (Heuheu, sory, piss). Kalo mau dibandingin, kontras banget kan? Ambil contoh tayangin tadi. Antara si tokoh dengan si presenter, kesehariannya aja beda. Yang keseleksi jadi host kalo pas kebetulan mahasiswa, umumnya termasuk orang-orang yang hidup di zona nyaman (trapped in comfort zone). Biasa hidup enak. Segalanya tinggal minta. Pokoknya hampir nggak ada yang nggak terkabul. Berbeda halnya dengan sang tokoh, yang segala sesuatunya kudu bahkan wajib untuk dimulai dengan perjuangan dan tak jarang dengan pengorbanan. Paling nggak ada satu nilai yang pengen disampein dalam acara tersebut, kemandirian sang tokoh yang layak ditiru sama pemirsa di tanah air, terutama generasi mudanya. Ayo, kamu boleh tepuk tangan... plok...plok...plok!

No Money, No-Dong?
Apa jadinya negeri kita di masa depan kalo yang mudanya aja males mikir dan males usaha? Ditambah sama budaya gengsinya yang kelewat abis. Menurut Afifah Afra, seorang penulis buku-buku remaja, menuliskan bahwa sebagian besar remaja Indonesia masih menggantungkan hidupnya kepada orang tua, alias tidak mandiri secara finansial, alias miskin. Buat beli pulsa HP aja dikasih dari mamanya. Punya motor atau mobil keren perlu bensin. Untuk beli bensinya? Ya, ‘nodong’ sama papanya. Belum urusan makan dan traktir teman saat ultah. Kadang, bukan uang hasil usaha sendiri kan? Nah, ketahuan banget deh betapa nggak mandirinya remaja Indonesia secara umum.

Bro ens Sis, rasanya jadi barang langka tipe remaja yang mau berwirausaha supaya mandiri. Dulu, jaman saya sekolah sampai kuliah, banyak temen saya (termasuk saya sendiri) sambil sekolah bawa barang jualan. Itu pas SMA, lho. Lumayan kan, buat tambah-tambah beli buku sama jajan. Nggak ada malu, apalagi gengsi. Tapi sekarang? Wah, diacungin empat jempol kalo masih ada yang begitu. Kalo pun ada, jarang banget. Bisa diitung sama jari. Rupanya, yang jadi cardo questionis (inti persoalan, -latin) itu mental remaja kita yang masih senang ‘disuapi’. Saya nggak ngerti, alasan ogah wirausaha alias mandiri itu apa karena belum berani atau nggak mau capek sama sekali. Tanya kenapa?

Jangan kalah sama Bill Gates!
Bill Gates adalah pendiri dan pemilik perusahaan Microsoft (bersama Paul Allen). Pernah beberapa kali tercatat sebagai orang paling kaya di dunia versi Majalah Forbes. Berapa kekayaan Bill Gates? Bos Microsoft ini pernah memiliki harta yang jumlahnya mencapai US 46,5 triliun dolar! Di bawah kendali Gates, Microsoft tumbuh sebagai raksasa software dunia. Mempekerjakan tak kurang dari 55.000 karyawan di 85 negara. Tahun 2004, Microsoft mampu menuai pendapatan hampir US 37 miliar dolar.

Bro, apa kamu nggak ngiler baca kisah hidupnya Bill Gates? Awas aja kalo kamu nyletuk, ”ah saya mah nggak ngiler sama yang begituan. Saya ngiler kalo pas tidur miring”. Pletak!

Sobat muda muslim, kita yang muslim harusnya malu sama doi yang nonmuslim. Sekaligus ngerasa tertantang untuk bisa nandingin. Kita ini umat terbaik, lho. Coba deh baca Surat Ali Imran ayat 110 di al-Quran. Jelas banget kan?

BTW, di negeri kita juga nggak kekurangan sama profil young entrepreneur alias pengusaha muda yang nggak kalah kerennya. Ada Aa Gym yang udah nggak asing lagi buat kita. Atau sebut aja Elang Gumilang, sang kontraktor dan pengusaha property (perumahan) yang sukses meski umurnya baru 24 tahun. Karir bisnis doi yang lulusan IPB dan lagi S2 di UI ini dimulai dari SMA. Dari mulai jualan donat keliling, jualan sepatu, bisnis ayam potong, lampu, minyak goreng, les bahasa Inggris, sempat jadi sales marketing bisnis property, sampai akhirnya ia jadi pengusaha property betulan. Bahkan doi juga sekarang udah mampu bikinin rumah sehat sederhana (RSS) yang diperuntukkan bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah yang harganya terjangkau. Wuih, keren!

Ada lagi Hendy “Baba Rafi” Setiono, ‘arsitek’ Kebab Turki dari Surabaya yang baru berusia 25 tahun. Dua tahun yang lalu, untuk kedua kalinya Hendy meraih penghargaan dari Business Week, setelah setahun sebelumnya juga tercatat sebagai salah satu Asia’s Young Entrepreneurs. Di usianya yang masih sangat muda, ia berhasil membangun dan mengembangkan bisnis franchise Kebab Turki “Baba Rafi” dengan cepat. Hanya dalam jangka waktu 4 tahun, ia berhasil memiliki lebih 140 cabang yang tersebar di 30 kota besar di Indonesia. Hebat nggak tuh?

Kedua anak muda ini layak dijadiin contoh teladan sekaligus cambukan buat kita. Mereka aja bisa mandiri, nggak ngandelin terus ortu. Bahkan udah bisa ‘balik jasa’ sama ortu. Kebayang kan di masa muda mereka udah senang? Kalo dalam bahasa latinnya udah felix meritis alias merasa bahagia karena punya penghasilan. Masa’ kita nggak bisa? So, how do you do, Guyz?

Islam dan wirausaha
Empat belas abad yang lalu, Allah Swt. telah memerintahkan umat Islam untuk giat mencari nafkah. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya):“Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda, lalu Kami hapuskan tanda malam dan Kami jadikan tanda siang itu terang, agar kamu mencari karunia (rizqi) dari Tuhanmu, dan supaya kamu mengetahui bilangan tahun-tahun dan perhitungan. Dan segala sesuatu telah Kami terangkan dengan jelas.” (QS al-Israa’ [17]: 12)

Dari ayat ini gamblang banget kita bisa nyimpulin kalo nyari rezeki atau nafkah itu ternyata kewajiban. Salah satunya dengan berwirausaha secara mandiri. Islam sangat menganjurkan umatnya untuk berusaha. Apalagi yang ngerasa cowok yang bakal jadi the backbone-nya keluarga. Artinya, udah kudu latihan ngebiasain diri neh dari sekarang. Biar entar pas waktunya tiba, udah terbiasa nyari nafkah. Rugi kalo sampe nggak dilakuin. Kagak dapet nilai ibadah. Bekerja kan aplikasi dari berdoa. Kalo kata orang latin, laborare est orare, bekerja=berdo’a (hehe.. sori nih pake istilah latin melulu, soalnya nih tampang mirip Antonio Banderas jiahahah... ngibul deh gue!). Tapi tentu, kalo masih sekolah, jangan sampai ‘usahamu’ ngeganggu waktu belajar.

Emang sih, nggak semua orang diwajibkan jadi pengusaha. Tapi yang terpenting adalah mencari nafkah yang halal, yang digunakan untuk kepentingan yang halal juga. Dahulu, para Nabiyullah selain giat berdakwah mereka juga berbisnis. Misalnya Nabi Adam as. yang merupakan petani pertama di muka bumi. Nabi Idris as juga seorang desainer pakaian. Nabi Daud as, adalah perajin daun kurma untuk dijadikan keranjang. Nabi Zakaria as, seorang perajin kayu. Sementara nabi kita Muhammad saw. di masa mudanya terkenal sebagai pedagang yang jujur dengan istri pertamanya yang seorang bussines woman. Kalo di kalangan sahabat, kita pasti sudah familiar dengan sosok Abu Bakar ash-Shiddiq, Utsman bin ‘Affan, juga Abdurrahman bin ‘Auf yang sudah terkenal sebagai pengusaha yang dermawan.

Berkaitan dengan keutamaan mencari rezeki dengan mandiri ini, Beliau saw. bersabda (yang artinya):“Tiada seorang yang makan makanan yang lebih baik, dari pada seorang yang makan dari hasil amal usaha tangannya sendiri.” (HR Ahmad, Bukhari)

Dalam hadis lain, ”Siapa saja yang pada sore harinya merasa lelah dari amal usaha yang dilakukan dengan kedua tangannya sendiri, maka ia pada sore itu telah diampuni dosanya.” (HR Thabrani)

Sobat muda muslim, perlu diingat bahwa Islam nggak pernah mengharamkan umatnya jadi kaya. Justru sebaliknya, mendorong agar umatnya kaya raya. Supaya bisa menolong orang yang membutuhkan. Jadi kalo ada yang mengharamkan harta dunia, itu sebenarnya akibat pengaruh filsafat dan agama di luar Islam. Kayak ajaran Cynis-nya Antithenes di Yunani yang mengajarkan bahwa kesenangan adalah kekejian, dan semua kebanggaan adalah tercela, termasuk kebanggaan dalam penampilan dan kebersihan. Pun dalam Hindu serta beberapa sekte Kristen yang menganggap kekayaan bisa menjauhkan diri dari Tuhan. Hmm.. sudah siap jadi kaya dan dermawan?

Berani mencoba, Bro!
Kata Cicero, Sang Pujangga Latin, aegroto dum anima est, spes est (selama hayat masih di kandung badan, masih ada harapan). Baca deh al-Quran surat ar-Ra’d ayat 11 (yang intinya Allah Swt. nggak bakalan ngubah kondisi suatu kaum, kecuali kaum itu sendiri yang berusaha mengubahnya). Jadi, buat kamu-kamu yang baru tercerahkan, terus siap fight untuk jadi a new becommer di blantika wirausaha, ayo semangat! Yakinlah kalo Allah pasti akan memudahkan jalan bagi orang yang sungguh-sungguh.

Maka, tips buat mandiri dimulai dari niat, tentu kudu ikhlas karena Allah. Ya, innamal a’maalu bin niyyaat, usaha itu tergantung niat. Niatkan segala usahamu ini dalam rangka ibadah dan taqarrub kepada Allah. Terus tawakal. KataSyaikh Ibn ‘Athaillah as-Sakandari, dalam Kitab al-Hikam, “min ‘alaamatin nujhi fin nahaayaatir rujuu’u ilaallahi fil bidaayaati” (di antara tanda keberhasilan pada akhir perjuangan adalah berserah diri kepada Allah sejak permulaan). Udah gitu kudu ditentuin dulu tujuan dan jenis usaha yang mau dilakonin. Di samping nyiapin modal, baik finance maupun relationship, gali dan asah juga kemampuan berbisnis kita.

Pokoknya jangan menyerah sebelum tetes darah penghabisan. Vergilius yang sekampung sama Cicero bilang, audaes (audentes) fortuna juval (siapa yang memberanikan diri mencoba-coba melakukan sesuatu, dialah yang akan memperoleh kemenangan), yang kalo kata orang Arab man jadda wa jada (siapa yang sungguh-sungguh, pasti berhasil). Tumbuhkan motivasi dalam diri bahwa kamu bisa menjadi apa yang kamu impikan. Jadi nggak sebatas kalimat ‘jika aku menjadi’, tapi ‘aku telah menjadi’. Boleh juga tuh kalo kamu mau nerapin semangat Bushido (satria Jepang) dalam ngerintis usaha ini, biarpun jatu-bangun. Inget juga kan pesan Baginda Rasul saw., “khoirunnaas anfa’uhum linnaas”, sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak manfaatnya buat orang lain” (HR Muslim)

Itu sebabnya, bermanfaatlah untuk orang lain yang membutuhkan. Menjadi dermawan yang kuat imannya, rajin ibadah dan siap membiayai perjuangan penegakkan kembali Khilafah Islam.

Kamu tinggal memilih jenis usaha yang sesuai seleramu. Bisa bisnis waralaba/franchise, usaha jasa pengetikan/penerjemahan, penelitian (riset), penyewaan komputer, kedai makanan, catering, parcel dan karangan bunga, kursus/les pelajaran dan keterampilan, warung kelontong, bengkel, handycraft, servis elektronik, fitness dan gym centre khusus muslim, salon muslimah, desain multimedia dan web, dan masih banyak lagi. Insya Aallah, semuanya pasti menjanjikan selama dikelola dengan baik. Kesimpulannya, jangan tunda untuk telusuri potensi diri sekarang. Jangan ragu mencari informasi yang terkait. Jangan takut untuk memulai. Jangan lupakan dukungan orang-orang di sekitar kita, dan jangan malas untuk terus belajar. Ok?

Bro en Sis, negeri kita ini kaya akan potensi SDA-nya, lho. Alhasil, jangan sampai kita seperti tikus yang mati di lumbung padi, yang bahasa latinnya magnas inter opes inops (miskin di tengah-tengah kekayaan yang berlimpah). Salam Mumtaz! [anto apriyanto/dudung.net)

Minggu, 29 November 2009

Cara membuat PayPal account dalam 2 menit

Sobat pasti tau apa itu Paypal khan? yupz PayPal adalah salah satu alat pembayaran (Payment procesors) menggunakan media Internet yang paling banyak digunkan dan teraman hingga saat ini, karena tak bisa dipungkiri peran cracker dalam menjebol dan mencari kelemahan security PayPal pasti terus berlanjut, tapi untuk saat ini PalPal masih alat pembayaran paling aman karena proses pembayaran online tidak lagi melalui perantaraan Credit Card sehingga saat ini belum ada pemberitahuan tentang kelemahan atau bug yang ditemukan di PayPal. Pengguna Internet dapat membeli barang di ebay, lisensi software original, keanggotaan situs, urusan bisnis, mengirim dan menerima donasi/sumbangan, mengirim uang ke pengguna PayPal lain di seluruh dunia.

PayPal mengatasi kekurangan dalam pengiriman uang tradisional seperti Cek atau Money order yang prosesnya dapat memakan waktu paypal anda, dan anda sudah dapat menggunakan account PayPal untuk bertransaksi, PayPal seperti rekening bank, pertama anda membuat account, lalu mengisi account tersebut dengan dana dari Credit Card atau transferan dana dari account paypal orang lain ke balance account paypal sobat.

Persyaratan umum
Persyaratan umum untuk mendaftar PayPal diantaranya pemegang account Paypal harus berusia minimal 18 tahun atau lebih dan mempunyai Alamat email sebagai username account Paypal anda nantinya

Step by step dalam mendaftar paypal

Sebelum mulai mendaftar, siapkan data-data anda untuk membuat account PayPal seperti Email, Nama, Alamat, Telp, Nomor kartu kredit(bila ada) (Pastikan Nama, Alamat, Telp yang akan anda isi untuk pendaftaran sama dengan data pada kartu kredit anda/identitas KTP) Karena paypal sudah support bahasa Indonesia maka dalam memudahkan pendaftaran sobat sebaiknya menggunakan Payapl dalam bahasa indonesia di https://www.paypal.com/id

1. Ke situs www.paypal.com/id

(Untuk keamanan pastikan selalu alamat situs yang tertulis di address bar browser adalah alamat website resmi PayPal http://www.paypal.com/ atau https://www.paypal.com/ )
jika masih berbahasa inggris ganti bahasa di pojok kanan atas. ganti language english dengan bahasa indonesia

2. Klik Daftar untuk mendaftar

3. Selanjutnya ada pilihan negara, karena anda di Indonesia pilih Indonesia. Lalu pilih tipe account yang anda inginkan, untuk pendaftar baru di Indonesia disarankan memilih yang account Pribadi dahulu, anda dapat Upgrade kemudian ke tipe Premiere account atau Business account dengan mudah dan gratis sesuai kebutuhan

4. Selanjutnya masukan informasi anda seperti Email, kata sandi, Nama, tgl lahir, Alamat, Telp (Pastikan Nama, Alamat, Telp yang anda isi untuk pendaftaran sama dengan data identitas anda)

Email yang anda masukan akan menjadi username PayPal anda untuk login atau bertransaksi menggunakan PayPal kemudian

Contoh penulisan nomor Telepon yang benar : 02177755555 atau 021-77755555 atau 62-21-77755555
Contoh penulisan nomor Mobile phone yang benar : 08123456789

Isi Password anda dengan kombinasi huruf dan angka, minimal 8 karakter


Periksa lagi dan pastikan Nama, Alamat, Telp yang anda isi sesuai dengan data kartu kredit anda, jika sudah yakin tekan Setuju dan Buat Rekening

4. Anda akan menerima email konfirmasi bahwa anda telah mendaftar dan untuk mengaktifkan account PayPal, buka email dari PayPal tersebut dan klik link konfirmasi (AKTIVATE/HUBUNGKAN KARTU ANDA) yang terdapat didalamnya, untuk konfirmasi bahwa anda adalah pemilik email tersebut

5. Setelah itu anda akan dibawa kembali ke situs PayPal lagi dan masukan password anda lagi, lalu ikuti langkah selanjutnya, biasanya anda akan diminta memasukkan pertanyaan keamanan. setelah itu anda akan masuk ke halaman Rekening Saya

jika ada pertanyaan: "Anda ingin membayar pembelian Anda dengan cara bagaimana?" cuekin dulu aja dan klik link Masuk ke Rekening Saya

Catatan: Sekarang Sobat sudah mempunyai account PayPal Unverified untuk melakukan pembayaran atau mengirim uang ke account PayPal lain dengan limit $100 USD (atau mungkin lebih pada beberapa account tergantung kartu kredit yang digunakan), serta dapat menerima uang dari account PayPal lain dengan limit terbatas. Untuk menghilangkan limit Account paypal anda harus menjadi Verified member (Kebenaran alamat anda sudah di cek oleh PayPal)

Dengan Unverified PayPal anda belum bisa penarikan ke rekening bank atau kartu kredit anda. Untuk bisa menarik uang dari balance paypal, anda sudah harus menjadi Verified account. tapi lakukan itu nanti jika sudah ada uang di rekening kita.. nah manfaatkan PayPal Wishlist untuk mengisinya Aktifkan Paypal Wishlist

Jika anda belum memasukan atau ingin menambah kartu kredit, login dengan account PayPal anda dan ke My Account --> Profile --> Add or Edit Credit Card.
Sekarang kita siap berburu dollar!!!!

Sabtu, 28 November 2009

Dapat Dolar Gratis dari Facebook.. Mau??

PayPal, mungkin sebagian besar telah mengetahuinya yaitu rekening online yang paling populer di dunia. Jadi ini adalah wajib punya hukumnya bagi pebisnis online, untuk membuatnya silahkan membaca catatan saya cara membuat account paypal. Kemarin tepatnya 16 November 2009, pihak PayPal cabang Asia yang berkediaman di 89 Neil Road, Singapore 088849, membuat sebuah aplikasi yang menarik di facebook, sebuah aplikasi yang dinamakan dengan PayPal WishList. Apakah PayPal WishList itu?



PayPal WishList adalah Sebuah program aplikasi facebook yang di buat paypal yang secara khusus di tujukan bagi warga negara dari India, Thailand, Malaysia, Korea, Vietnam, Philippines, Indonesia dan Singapore.


Beruntung Indonesia masuk disana sebab dengan adanya PayPal WishList ini kita dapat menghasilkan dollar, merupakan hal menarik tentunya main facebook bisa dapat duit. Bagaimana cara kerjaanya? Cara kerja aplikasi facebook ini sederhana, tinggal mengikuti langkah-langkah berikut :
Anda cukup mengaktifkan terlebih dahulu aplikasinya melalui link: Aktifkan PayPal Wishlist ,Begitu mengaktifkan aplikasi tersebut di facebook, rekan rekan akan mendapatkan bonus $ 1 USD, di aplikasi paypal wishlistnya.
Buat wish list (daftar keinginan) anda. Ini adalah hal ke dua yang perlu anda lakukan, Wish list dalam hal ini adalah 5 item/barang yang ingin untuk anda miliki, . Sebenarnya pilihan itemnya banyak, dari mulai parfum, game, movie, gadget, dsb, yang pasti pilih saja 5 barang yang anda harapkan ingin anda miliki suatu saat nanti. Hanya memilih, jadi gak dipungut biaya.
Setelah itu publish hasilnya di wall facebook anda, setiap ada 1 orang yang berhasil untuk anda ajak mengaktifkan aplikasi paypal wishlist dan membuat daftar keinginan maka aplikasi paypal wishlist anda akan di tambahkan sebesar $1 USD hingga $100 USD JANGAN LUPA
Masukan data ALAMAT EMAIL PAYPAL anda di bagian kiri atas aplikasi paypal wishlist anda, karena pembayaran akan di kirim langsung ke sana pada maksimal tanggal 28 Februari 2010.
Untuk promo aplikasi paypal wishlist di facebook akan di adakan hingga pukul 23:59:59 tanggal 31 desember 2009 (waktu Singapore), jadi harus cepat mendaftarkan diri sebelum terlambat.

PENTING: tambahan US$ 1 hanya akan sah jika teman kita membuat account paypal maka pastikan bahwa teman kita yg sudah mendaftar paypal wishlist juga membuat account paypal, jika tidak maka dollar yg kita hasilkan hanya berupa angka saja alias percuma. Lihat cara cepat membuat Paypal account di catatan saya . Bagi yang gak sabar untuk mendaftar, silahkan ke link berikut aktifkan PayPal wishlist
satu lagi bagi yang tidak bisa bahasa inggris tanya saja sama mbah google translate Bagi yang gak sabar untuk mendaftar, silahkan ke link berikut untuk aktifkan PayPal wishlist Aktifkan PayPal Wishlist
satu lagi bagi yang tidak bisa bahasa inggris tanya saja sama mbah Google translate

Minggu, 15 November 2009

Lembutnya Hati Abdurrahman Bin Auf

Pada suatu hari, saat kota Madinah sunyi senyap, debu yang sangat tebal mulai mendekat dari berbagai penjuru kota hingga nyaris menutupi ufuk. Debu kekuning-kuningan itu mulai mendekati pintu-pintu kota Madinah. Orang-orang menyangka itu badai, tetapi setelah itu mereka tahu bahwa itu adalah kafilah dagang yang sangat besar. Jumlahnya 700 unta penuh muatan yang memadati jalanan Madinah. Orang-orang segera keluar untuk melihat pemandangan yang menakjubkan itu, dan mereka bergembira dengan apa yang dibawa oleh kafilah itu berupa kebaikan dan rizki. Ketika Ummul Mukminin Aisyah RHA mendengar suara gaduh kafilah, maka dia bertanya, "Apa yang sedang terjadi di Madinah?" Ada yang menjawab, "Ini kafilah milik Abdurrahman bin Auf RA yang baru datang dari Syam membawa barang dagangan miliknya." Aisyah bertanya, "Kafilah membuat kegaduhan seperti ini?" Mereka menjawab, "Ya, wahai Ummul Mukminin, kafilah ini berjumlah 700 unta." Ummul Mukminin menggeleng-gelengkan kepalanya, kemudian berkata, "Aku pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda, 'Aku bermimpi melihat Abdurrahman bin Auf masuk surga dengan merangkak'." (al-Kanz, no. 33500)

Renungkanlah, wahai orang-orang yang punya akal pikiran; Abdurrahman bin Auf masuk surga dengan merangkak!

Sebagian sahabatnya menyampaikan berita ini kepadanya. Ia teringat bahwa ia pernah mendengar hadits ini dari Nabi SAW lebih dari sekali, dan dengan lafazh yang berbeda-beda. Ia pun melangkahkan kakinya menuju rumah Ummul Mukminin Aisyah RHA dan berkata kepadanya, "Sungguh engkau telah menyebutkan suatu hadits yang tidak akan pernah aku lupa-kan."

Kemudian ia berkata, "Aku bersaksi bahwa kafilah ini berikut muatan dan pelananya, aku infakkan di jalan Allah SWT."

Muatan 700 unta itu pun dibagi-bagikan kepada penduduk Madinah dan sekitarnya dalam "pesta besar". Itulah Abdurrahman bin Auf, seorang pedagang sukses, orang kaya raya, mukmin yang mahir... yang menolak bila kekayaannya itu menjauhkannya dari kafilah iman dan pahala surga. Bagaimana tidak? Sedangkan ia adalah salah seorang dari delapan orang yang telah lebih dahulu masuk Islam, dan termasuk salah seorang yang diberi kabar gembira dengan surga.

Ia adalah salah seorang dari enam anggota musyawarah yang ditunjuk oleh al-Faruq Umar RA untuk memilih khalifah di antara mereka sepeninggalnya seraya berkata, "Rasulullah SAW wafat dalam keadaan ridha kepada mereka."

Ia berhijrah ke Habasyah, kemudian kembali ke Makkah. Kemudian berhijrah ke Habasyah untuk kedua kalinya. Kemudian berhijrah ke Madinah, dan mengikuti perang Badar, Uhud dan semua peperangan.

Ketika Rasulullah SAW mempersaudarakan antara kaum Muhajirin dan Anshar, beliau mempersaudarakan antara Abdurrahman bin Auf dengan Sa'd bin ar-Rabi' RA. Mengenai hal itu, Anas bin Malik RA menuturkan, "Sa'd berkata kepada Abdurrahman, 'Wahai saudaraku, aku adalah penduduk Madinah yang paling banyak hartanya, lihatlah separuh hartaku lalu ambillah. Aku punya dua istri, lihatlah mana di antara keduanya yang paling engkau kagumi, maka aku akan menceraikannya untuk engkau nikahi.' Abdurrahman bin Auf menjawab, 'Semoga Allah memberkahimu berkenaan dengan keluargamu dan hartamu... Tunjukkanlah padaku letak pasar.' Lalu ia pergi ke pasar, lalu membeli dan menjual serta mendapatkan keuntungan."

Perdagangannya sukses lagi diberkahi, dia mencari yang halal dan menjauhi yang haram serta syubhat. Dalam perdagangannya terdapat bagian yang sempurna untuk Allah, yang disampaikan untuk keluarga dan saudara-saudaranya, serta untuk menyiapkan pasukan kaum muslimin.

Ia pernah mendengar Rasulullah a bersabda kepadanya pada suatu hari,

يَا ابْنَ عَوْفٍ، إِنَّكَ مِنَ اْلأَغْنِيَاءِ، وَإِنَّكَ سَتَدْخُلُ الْجَنَّةَ حَبْوًا، فَأَقْرِضِ اللهَ يُطْلِقْ لَكَ قَدَمَيْكَ

"Wahai Ibnu Auf, sesungguhnya kamu termasuk kaum yang kaya raya, dan kamu akan masuk surga dengan merangkak. Oleh karena itu, pinjamkanlah suatu pinjaman kepada Allah sehingga Allah membebaskan kedua telapak kakimu." (HR. al-Hakim, 3/ 311 dan al-Hilyah, 1/ 99)

Sejak saat itu, ia memberi pinjaman kepada Allah dengan pinjaman yang baik, sehingga Allah melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Suatu hari ia menjual tanah seharga 40.000 dinar, kemudian membagikan semuanya untuk keluarganya yaitu Bani Zahrah, untuk Ummahatul Mukminin, dan kaum fakir dari kalangan kaum muslimin. Suatu hari ia memberikan untuk pasukan kaum muslimin se-banyak 500 kuda. Pada hari yang lain, ia memberikan sebanyak 1500 unta. Ketika meninggal, ia mewasiatkan sebanyak 50.000 dinar di jalan Allah. Ia mewasiatkan untuk masing-masing orang yang masih hidup dari peserta perang Badar mendapat-kan 400 dinar di jalan Allah. Sampai-sampai Imam Syahid Utsman bin Affan RA mengambil bagiannya dari wasiat tersebut seraya berkata, "Harta Abdurrahman adalah halal dan bersih, dan menikmati harta tersebut menjadi kesembuhan dan keberkahan."

Karena itu dia berkata, "Penduduk Madinah semuanya adalah sekutu Ibnu Auf berkenaan dengan hartanya... karena sepertiganya ia pinjamkan kepada mereka, sepertiganya untuk membayarkan hutang mereka, dan sepertiganya lagi ia sampai-kan dan berikan kepada mereka."

Sekarang... mari kita lihat air mata orang shalih ini yang menjadikannya sebagai golongan orang-orang yang shalih, zuhud, dan jauh dari dunia berikut segala isinya.

Suatu hari ia dibawakan makanan untuk berbuka, karena ia berpuasa. Ketika kedua matanya melihat makanan itu dan mengundang seleranya, ia menangis seraya berkata, "Mush'ab bin Umair gugur syahid dan ia lebih baik daripada aku, lalu ia dikafani dengan selimut. Jika kepalanya ditutupi, maka kedua kakinya kelihatan dan jika kedua kakinya ditutupi, maka kepalanya kelihatan. Hamzah gugur sebagai syahid dan ia lebih baik daripada aku. Ia tidak mendapatkan kain untuk mengkafaninya selain selimut. Kemudian dunia dibentangkan kepada kami, dan dunia diberikan kepada kami sedemikian rupa. Aku khawatir bila pahala kami telah disegerakan kepada kami di dunia."

Pada suatu hari sebagian sahabatnya berkumpul untuk me-nyantap makanan di kediamannya. Ketika makanan dihidangkan di hadapan mereka, maka ia menangis. Mereka bertanya, "Apa yang membuatmu menangis, wahai Abu Muhammad?" Ia menjawab, "Rasulullah SAW telah meninggal dalam keadaan beliau berikut ahli baitnya belum pernah kenyang makan roti gandum... Aku tidak melihat kita diakhirkan, karena suatu yang lebih baik bagi kita."

Demikianlah Abdurrahman bin Auf, sampai-sampai dikatakan tentang dia, seandainya orang asing yang tidak mengenalnya melihatnya sedang duduk bersama para pelayannya, maka ia tidak bisa membedakan di antara mereka.

Ketika al-Faruq Umar bin al-Khaththab RA akan melepas nyawanya yang suci, dan memilih enam orang dari sahabat Rasulullah SAW untuk memilih khalifah baru, di antara mereka ialah Abdurrahman bin Auf, maka pada saat itu banyak jari yang menunjuk ke arah Ibnu Auf. Ketika sebagian sahabat mendu-kungnya berkenaan dengan hal itu, maka ia berkata, "Demi Allah, mata anak panah diambil lalu diletakkan di kerongkonganku, kemudian diteruskan ke sisi lainnya, lebih aku sukai daripada menjadi khalifah."

Setelah itu, ia memberitahukan kepada kelima saudaranya bahwa dirinya mundur dari pencalonan. Tetapi mereka ber-pendapat agar dialah yang menjadi hakim dalam memilih khalifah. Dialah orang yang dinilai oleh Imam Ali bin Abi Thalib RA, "Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah SAW menyifatimu sebagai orang kepercayaan di penduduk langit dan orang keper-cayaan di penduduk bumi."

Di sinilah terjadi pemilihan yang benar. Ia memilih Dzun Nurain, seorang yang dermawan dan pemalu, penggali sumur untuk kaum muslimin, orang yang menyiapkan pasukan penak-lukan Makkah, Imam Syahid Utsman bin Affan RA. Akhirnya, yang lainnya mengikuti pilihannya.

Pada tahun 32 H., Ibnu Auf menghembuskan nafas terakhirnya. Ummul mukminin Aisyah RHA ingin memberikan penghar-gaan khusus kepadanya yang tidak pernah diberikannya kepada selainnya. Aisyah menawarkan kepadanya, pada saat Ibnu Auf berbaring di atas ranjang kematiannya, untuk dikuburkan di kamarnya di sisi Rasul SAW, Abu Bakar ash-Shiddiq dan Umar bin al-Khaththab RA. Tetapi ia seorang muslim yang terdidik dengan sangat baik oleh keislamannya, sehingga ia merasa malu mengangkat dirinya kepada derajat seperti ini. Apalagi ia punya perjanjian yang sangat kuat bersama Utsman bin Mazh'un RA, ketika keduanya mengadakan perjanjian pada suatu hari, bahwa siapa di antara keduanya yang mati belakangan, maka ia diku-burkan di dekat sahabatnya.

Ketika ruhnya siap untuk melakukan perjalanan baru, maka kedua matanya mengalirkan air mata, dan lisannya berucap, "Sesungguhnya aku takut tertahan untuk berjumpa sahabat-sahabatku karena banyaknya harta yang aku miliki."

Tetapi Allah SWT menurunkan ketentramanNya, dan wajahnya berbinar-binar dengan cahaya. Seolah-olah ia mendengar sesuatu yang menyejukkan yang dekat dengannya. Sepertinya ia mendengar suara sabda Rasul SAW di masa lalu, "Abdurrahman bin Auf masuk surga."

Sepertinya ia mendengar janji Allah dalam Kitab SuciNya, "Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, kemu-dian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti (perasaan si penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Rabb mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati." (Al-Baqarah: 262).

CATATAN KAKI:

* Abdurrahman bin Auf az-Zuhri al-Qurasyi, salah seorang dari sepuluh orang yang diberi kabar gembira dengan surga, salah seorang yang lebih dulu masuk Islam. Meninggal pada tahun 32 H. Lihat, al-A'lam, 3/ 321. alsofwah.or.id

Rabu, 11 November 2009

naruto six tail vs pain

episode ini menceritakan pentarungan antara Naruto dalam wujud kyubi berekor 6 melawan God Realm Pain, pokoknya dijamin seru


Selasa, 29 September 2009

Are You Happy to be Muslim?

"Are You Happy to be Muslim?" adalah pertanyaan yang paling terakhir yang dilemparkan oleh salah seorang guru, dari sejumlah 12 pertanyaan yang telah disiapkan disebuah sekolah SD di Mottingham Primary School, Bromley, Kent, Engand.

" Tolong deh mbak..mereka minat banget sama Islam. Saya engga bisa ngomongnya, apalagi tentang Islam, wah pake bahasa Inggris lagi", pinta mbak Adila disuatu petang. Ah, dengan serta merta kusambut undangannya yang cukup menantang ini. Ini kesempatan baik, kufikir, untuk berda'wah, dengan senang hati, saya bersedia memenuhi undangan dan pinta Adila ."Bener nih mbak, bisa ya.makasih banget lo ?"Adila meyakinkan dirinya.

Demikian, suatu pagi, dihari Kamis yang cerah, dengan izin Allah, saya berdiri didepan sebuah kelas untuk memperkenalkan apa itu Islam. Acara tsb dijadawalkan sekitar jam 9.15 pagi disebuah sekolah 'Mottingham Primary School' setara dengan SD, dikota kecil Mottingham, Bromley, Kent.

Kami naik kelantai atas dan nampak anak-anak sekitar usia 8-9 tahun serta 4 orang guru tengah menanti kedatangan kami. Kami disambut hangat. Anak-anak murid dari kelas sebelah dipanggil untuk bergabung, katanya ada sekitar 39-40 jumlahnya. Mereka masing masing mengambil tempat duduk. Mayoritas memang anak-anak berkulit putih. Anak-anak Inggris. Ada dua anak lelaki berkulit coklat, satu berkulit hitam dan satu perempuan berkulit coklat sawo matang. Ada pula satu anak, sepertinya turunan Arab yang ternyata ayahnya orang Iraq dan satu anak Indonesia yang bernama Rania.

Salah seorang guru membuka acara dan mengatakan bahwa anak-anak sudah menyiapkan pertanyaan tentang Islam...the children have already prepared some questions for you ' ujarnya dengan senyum yang begitu sumringah. Di papan putih, terpampang 12 pertanyaan yang terpantul dari laptop yang mereka gunakan.

Kitab Al-Quran yang cukup besar dan kecil, ukuran pocket size saya keluarkan dari tas, kemudian 1 tulisan kaligrafi hiasan dinding yang terbuat dari kayu hitam atau ebony yang saya beli di Poso, bertuliskan "Allah", sejadah, semuanya ditaruh di meja sedang poster berupa Pilar Islam saya lekatkan dipapan putih dengan perekat

'Good morning children...'ujarku, dengan senyuman yang saya obral semurah-murahnya, merekapun membalas kembali sapaan saya.. Lalu memperkenalkan diri, siapa, dari mana asalnya serta dimana tinggal. Sebelum saya menjawab pertanyaan mereka saya ingin memperkenalkan dulu apa itu Islam, 'Let me intoduce what is Islam first before I answer all your question? Is that ok? "Yeeeees..!" serempak, mereka setuju. Mereka nampak antusias sekali. .

.'Islam..artinya damai dan penyerahan total' saya memulai. 'Islam means peace, submission and obidience..."Muslim percaya bahwa hanya ada satu Tuhan yang dinamakan Allah. Muslims believe that there is only one God, whose name in the Arabic language is Allah, sambil saya meminta mereka untuk menyebutkan kata-kata 'Allah', serempak mereka menyebut kata-kata A L L A H...saya minta mereka mengucapkan kurang lebih 2 atau 3 kali, subhanallah, mereka menirukan dengan susah payah namun penuh semangat. (Duuh saya berharap dan berdoa agar nur ini masuk menyelinap ke qalbu mereka). Huruf Arab yang dalam bentuk kaligrafi itu saya tunjukan.

" Islam melarang menggambar atau mengimijinasi bentuk Allah" hal ini kami yakinkan kepada mereka, 'kalaupun ada kubus hitam yang bernama Ka'bah itu hanya sebagai patokan untuk sholat ke satu arah, bukan berarti kita menyembah kubus hitam itu" tambah saya. Alakadarnya pula kita terangkan dimana Islam lahir, kapan, berapa jumlah pemeluk Islam sedunia dan berapa pemeluk Islam di London, Scotland, Wales, Irlandia Utara dan Uk secara keseluruhan.

Lalu saya lanjutkan bahwa Tuhan memiliki nabi yang sangat spesial yaitu nabi Ibrahim as, nabi Musa as, nabi Isa as dan Muhammad saw, God had special messengers or prophets Abraham, Moses, Jesus and Muhammad (peace be upon them all) were God's prophets. Sempat saya selipkan bagaimana Muslim menambahkan kata sallalhu 'alaihi wassalam, peace be upon him tatkala kita menyebut nama nabi Muhammad.

Bertutur tentang Muhammad saw, tentang keyatiman beliau sambil juga membandingkan betapa mereka beruntung yang memiliki kedua orang tua, sekaligus memaparkan kesantunan dan kejujuran Rasulullah, tatkala beliau remaja. Kita berupaya untuk menyisakan kesan bahwa Rasul kita adalah semata-mata manusia biasa' yang tidak perlu di kultuskan dan perTuhankan. Muslim tidak membolehkan menggambar Rasulullah karena pesan yang bernama hadith dan sunah Nabi Muhammada lebih penting. Begitu pula kami sampaikan tentang nabi Isa as, yang dikenal sebagi Yesus serta pengakuan kita akan kenabian Nabi Isa as.

Disaat memaparkan mengenai Al-Quran, kapan dan berapa ayat dan berapa lama ayat-ayat Al-Quran ini diturunkan dan berlangsung, kami sampaikan bahwa dari seusia dini anak-anak Muslim sudah belajar membaca Al-Quan bahkan untuk menghafalnya.

Ibu guru menginterupsi, mengatakan bahwa Rania sudah memberikan contoh dan mengajar kami untuk menyebutkan kata kata : 'Bismillahirakhmanirrahiim..' ujarnya ' Oh really...that is good, saya sangat terkesan. Rania tanpa malu tersipu mendapat pengakuan dan pujian seperti itu didepan kelas. 'Well Done Rani! saya memberikan pujian atau kredit kepada Rania yang duduk dibelakang bersama teman-temannya.

Diam sejenak, memandang wajah setiap anak. Saya bisa menangkap sesuatu. Kita semua tahu bahwa berbicara didepan anak-anak sesungguhnya tidak mudah, saat saya menangkap wajah yang kelihatannya mengantuk dan mulai menguap, lantas kita lemparkan pertanyaan kepada mereka. 'Are you bored with me atau am I boring? hah, tiba2 mereka menjawab serentak 'Nooooo...' merekapun jadi terbangun lagi dari rasa kantuknya.

Untuk menghilangkan rasa bosan dan kantuk ini segera saya lemparkan pertanyaan tentang agama apa saja yang ada didunia dan yang mereka ketahui tentang Islam. Sang ibu guru mendorong anak-anak muridnya agar mengatakan apa yang mereka tahu dan baca tentang Islam:: "Come on children tell us what you have learnt about Islam, you have read a lot..." . Mereka mengangkat tangan ingin menyampakan apa yang mereka tahu.Yang lucunya mereka tidak bisa membedakan antara Christian dan Chatolic (Kristen dan katolik)dianggap sebagai dua agama yang berbeda. Itulah yang mereka ketahui.

"Do you have Muslim friends at all..? Secara serempak mereka menoleh ke Rania. Betul-betul Rania mendapat perhatian penuh, ia nampak tersipu malu. 'Only one? tanya saya agak heran. Ah, betul saja ternyata Muslim disitu amat langkanya, begitu super minoritas.

Ibugurupun memerangkan bahwa Rania telah banyak menunjukan bagaimana dia menghafal surat-surat Al-quran dan bahkan menunjukan kepada kami bagaimana sembahyang. Saya merasa kagum dan bangga terhadap sigadis kecil Indonesia ini.

'Now Rani can you show us that you can recite Al-Quran, so everybody can hear it ? pinta saya. Mamahnya Rani meminta: 'Ayo Rani baca surat yang pendek, jangan malu-malu dong. Apa mau baca Al-Fatihah saja ya?' Rani tanpak ragu, tapi akhirnya ia bersedia, dengan pelan ia melafadzkan surat Al-Fatihah, semua diam, suasana begitu hening, mendengarkan Rania. Begitu selesai, anak-anak bertepuk tangan untuk Rania.

Kini giliran menjawab semua pertanyaan. Subhanallah, mereka berebut untuk bertanya (ah dasar anak Inggris, mereka begitu berani dan sangat pede banget). Sakingan begitu banyaknya yang mengangkat tangan ingin bertanya, terpaksa Ibuguru memilih mereka untuk membacakan pertanyaan yang sudah terpampang dipapan putih.

Sesi Tanya Jawab
Dari sekian banyaknya pertanyaan seperti : 'Apakah Muslim mengalami kesulitan dalam mencari pekerjaan? Kenapa Muslim harus puasa? Bagaimana puasa dan seperti apa menahan lapar serta lemahnya badan kalau kita puasa. Apakah Muslim harus puasa dikala bekerja? Itulah pertanyaan yang mereka ajukan.

Kenapa sembahyang lima kali? Kalau sembahyang kenapa menghadap kubus hitam itu .Do you worship the black cubical ? Why? Kalau kamu bekerja bisakah kamu melakukan sholat ditempat bekerja, berapa lama? Subhanallah, pertanyaan ini menggelitik. Akhirnya kuberikan keterangan kenapa kami sholat limakali sehari ' It is a must also to thanks Allah and to remember Him as our creator, sekaligus menggambarkan bagaimana kalau sholat ini tidak mengganggu aktifitas keseharian kita, bahkan menjadi pengobat lelah selain memenuhi kewajiban, dan sholat adalah fardhu.

' Bahkan saya tambahkan bahwa sejak peristiwa 11 September Islam dan Muslim banyak mendapat perhatian. Perhatian itu sendiri ada dua macam tentunya. Yang berminat begitu banyak terhadapa Islam atau sebaliknya 'Yes...infact since the 11 September, I am afraid Muslim and Islam received attention, either many people are interested or many of disliked Islam or Muslim but there are more more pople become Muslim. Sambil menambahkan bahwa ' We are hamless people, we are normal like others, like you all, we love peace and harmonious... only those idiots has done something against humanity..and media exposed it, make people believed it', eiiih koq tiba tiba saya meloncat bicara soal politik.

Kami menambahkan bahwa justru akhir-akhir ini kami diberi kemudahan bahkan kami ditawarkan ruangan untuk sholat sebelum kami memintanya. Misalnya salah seorang teman kami yang diinterview (kebetulan ia seorang muslimah berjilbab), usai interview ' Do you need room for praying?" . Bahkan disetiap gedung besar seperti di gedung Canary Warf, pegawai Muslim yang ratusan jumlahnya mendapat fasilitas ruangan besar untuk sholat dan sholat Jumat di gedung bergengsi di London : http://www.canarywharf.com/mainfrm1.asp

Begitu pula di universitas, siswa Muslim yagn tergabung dalam ISOC (Islamic Society) disediakan satu ruangan sebagai mushola untuk sholat , dan sholat Jumat berjamaah, jadi kehadiran Islam dan Muslim di UK tak bisa dipungkiri .Berkembang pesat. Para guru nampak agak terperangah mendengar keterangan ini, maklum merekaa tinggal di pinggiran London, kota Mottingham yang mayoritas Inggris.

Kota kecil Mottingham ada dibawah naungan Borough of Bromley adalah bagian dari London borough yang berpenduduk mayoritas Inggris putih sekitar 91% sedang sisanya adalah Asia dan mungkin dari Afrika atau Afrika. Jarak antara London pusat dan Bromley, tidak jauh, cuma 1/2 jam dengan kereta api yang berada di zona 5

Disaat salah satu murid bertanya mengapa lelaki dan perempuan terpisah pada waktu sholat...ah pertanyaan ini mengingatkan saya pada anak remajaku pada usia yang sama dengan protesnya. Jawabnya tentu harus sesuai dengan daya tangkap mereka: 'You know when we pray, we have to concentrate, focus only to our God Allah, only Him' Imagine if man and women mix together, next each other, you boys will distract to the girls thinking ' wow she look pretty or she got lovely leg...or eyes' hah tiba-tiba tawa mereka memecah kelas. Akhirnya mereka bisa memahami pemaparan saya dengan kapasitas cara fikir pada seusia mereka.

Ibu guru mendorong mereka untuk bertanya lagi, salah seorang mereka mengangkat tangan: 'Why Muslim are not alowed to eat prok?", saya senyum setengah shock tak tahu apa jawabnya, sambil berfikir, saya lempar kembali' Why do you think Muslim are not alow to eat pork, do you know why? saya beri waktu untuk menjawab, "Hemmm..because they are dirty animal" jawabnya. "Anymore..? tanya saya. 'Because they are naughty animal... binatang nakal, ada yang menambahkan.

Akhirnya saya menyimpulkan bahwa Muslim hanya dibolehkan memakan hewan yang makan rumput dan hewan yang tidak bertaring. Sedang babi makan segala macam, apa saja dimakan, tidak peduli. Sepertinya mereka puas dengan jawaban itu.

"Well I hope you are all happy and now you know what is Islam, but if there is more question you like me to answer please ask me while I am here". Ibu guru yang begitu cermat mendengarkan bertanya' "Are you happy to be Muslim" lalu saya jawab. " " Thank you..yes, I am happy " Saya ulang kembali ' Yes...I am happy and am contented to be Muslim, and even proud to be Muslim too, do you know why?. Because I know why I am coming from, why I am here for, and I know where I am going to when we die, insya Allah, (sakingan terbiasa mengucapkan kata kata ini akhirnya saya terangkan apa arti insya Allah).

Akhrnya saya tutup dan mengucapakana terima kasih atas undangan dan perhatian mereka. Ah, lucu.. secara serempak mereka bertepuk tangan,,, rasa rasanya kami sudah taka terbiasa mendengar applause macam ini.

Ibu guru mendekat dan mengucapkan terima kasih, bahkan sangat menghargai juga bahwa saya menyebut masalah tragedy 11 September. I was going to ask you that, but you have said and clarified it, thank you' ucapnya. Kemudian ia bertanya kalau ia dibolehkan memajang Al-Quran di stand yang terbut dari kayu. Saya katakan boleh, asal jangan ditaruh di lantai.

Dengan segera anak murid berkulit hitam datang mendekat: " Can you leave that Poster for us?" . Allahu Maha Besar!. ' Yes with pleaseure you can have and hang it on the wall' adalah poster Five Pilar of Islam yang saya dapatkan dari kedai buku di Regent Park Mosque, London, satu-satunya dan dengan harga diskon £1 saja.

Luapan perasaan senang dan terima kasih disampaikan oleh para guru yang hadir, juga anak-anak. Mereka berharap akan mengundang lagi untuk mendengarkan tentang Islam lebih banyak. Saya katakan bahwa yang akan datang akan saya presentasikan dengan PowerPoint yang tentu akan lebih menarik. Akhirnya kami tinggalkan sekolah ini dengan sebongkah rasa bahagia bahwa setidaknya Risalah Islam telah kita sampaikan dan berharap mampu menyelinap dibenak dan qalbu anak-anak dan para guru yang asli Inggirs, yang begitu ramah dan santun bahkan sangat Islami, menurut saya.

Bagaimana dengan anda? Sudahkah anda berda'wah? Disekitar kita, keluarga, sahabat, tetangga, walau hanya satu ayat? Bukankah setiap kita punya kewajiban untuk menyampaikan da'wah dengan kapasitas dan kemampuna kita.

Da’wah sebuah keharusan yang harus dilaksanakan oleh setiap kita sebagai Muslim. Tanpa da’wah, Islam akan segera lenyap dari permukaan bumi ini. Imam Khalifa di Masjid Regent Park, London, mengatakan bahwa minimal 3/4 orang, setiap hari, mengucapkan Syahadat, melakukan testimony, memeluk agama Islam.Allah alam bisawab. (Al Shahida)

Katakanlah (wahai Muhammad!):” Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan bashiroh (hujjah/ ilmu)yang nyata. MahasuciAllah dan aku tidak termasuk orang-orang yang musryik”.(QS. Yusuf / 12:108)
from dudung.net

Selasa, 16 Juni 2009

Muqaddimah

Ternyata rezeki yang Allah sediakan untuk hambanya sangat luas jenisnya, ikhtiar yang kita lakukan tidak dibatasi hanya selebar daun kelor. Jika kita mau mencari dan merenungi ternyata sumber rezeki yang halal jumlahnya jauh lebih banyak dari pada sumber yang haram. Itulah mengapa kita tidak boleh menerima kata-kata: "Mencari rezeki yang haram saja susahnya minta ampun, apalagi yang halal". Banyak pula yang menjadikan takdir sebagai kambing hitam seperti orang yang mengatakan: "saya kan jadi malìng karena Allah mentakdirkan saya jadi maling"
hal ini jelas tidak bisa diterima, Allah tidak pernah memaksa kita untuk menjadi maling, tetapi kita mempunyai pilihan yang akan kita pertanggung jawabkan dihadapanNya kelak.