Selasa, 16 Juni 2009

Muqaddimah

Ternyata rezeki yang Allah sediakan untuk hambanya sangat luas jenisnya, ikhtiar yang kita lakukan tidak dibatasi hanya selebar daun kelor. Jika kita mau mencari dan merenungi ternyata sumber rezeki yang halal jumlahnya jauh lebih banyak dari pada sumber yang haram. Itulah mengapa kita tidak boleh menerima kata-kata: "Mencari rezeki yang haram saja susahnya minta ampun, apalagi yang halal". Banyak pula yang menjadikan takdir sebagai kambing hitam seperti orang yang mengatakan: "saya kan jadi malìng karena Allah mentakdirkan saya jadi maling"
hal ini jelas tidak bisa diterima, Allah tidak pernah memaksa kita untuk menjadi maling, tetapi kita mempunyai pilihan yang akan kita pertanggung jawabkan dihadapanNya kelak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar